Surat Al Baqarah Ayat 255-257
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak
disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus
(makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di
langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya?
Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan
mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang
dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak
merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar. Tidak
ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang
benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada
Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang
kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha
mendengar lagi Maha mengetahui. Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia
mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang-orang
yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka
daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni
neraka; mereka kekal di dalamnya. Kursi dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin
diartikan dengan ilmu Allah dan ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya.
Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t.
Pelaksanaan
Bimbingan Konseling dengan Teknik Pendekatan Non Direktif
Teknik non direktif menggambarkan penekanan kepada penerimaan
klien, pembentukan suasana positif yang netral, percaya kepada klien, dan
mempergunakan penjelasan dari dunia klien sebagai teknik utama. Dan istilah client
centered menekankan pada pemantulan kembali perasaan klien, menyatukan
perbedaan antara diri ideal dengan dirinya yang sesungguhnya, menghindarkan
sesuatu yang mengancam klien secara pribadi. Maka secara singkat teknik ini
menggambarkan peran konselor sebagai pendengar yang baik dan pemberi dorongan
bagi klien. Dan pada client centered menggambarkan pemusatan pada
tanggung jawab klien terhadap perkembangan dirinya sendiri atau segi pemusatan
klien sendiri.
Teknik ini didasari dari hipotesis salah satu tokohnya yaitu Carl
Rogers bahwa “setiap orang memiliki sumber-sumber di dalam dirinya sendiri
untuk mengenali diri, mengubah konsep diri, sikap dasar, tindakan, dan
pengarahan diri. Sumber ini dapat digali jika tercipta suasana yang
memungkinkan diperlihatkannya sikap-sikap psikologis tertentu.”
Hubungan
antara Ayat dengan Teknik
Yang menjadi inti dan indikator adanya pesan yang
tersirat mengenai konseling dengan teknik pendekatan non direktif adalah surat
al Baqarah ayat 256. Namun, satu ayat sebelum dan sesudahnya bisa menjadi
munasabah ayat dengan ayat tersebut. Pada ayat 256 terdapat kalimat لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ. Dalam praktek konseling ini berkaitan dengan prinsip
dasar teknik non direktif yang mana konseli memainkan peran aktif dalam proses
konseling. Sedangkan konselor hanyalah menjadi fasilitator yang membimbingnya.
Dengan kalimat di atas, manusia diberikan kebebasan untuk memilih agama, atau
dalam arti lain tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam. Peran konselor
dalam memfasilitasi dan membimbing terdapat dalam satu ayat sebelum dan
sesudahnya. Allah berfirman dengan menjelaskan kebenaran yang sesungguhnya,
sekaligus memberikan ancaman atau peringatan
atas kekafiran yang diperbuat oleh manusia (pada ayat 257). Maka,
manusia akan mendapatkan balasan atas apa yang diperbuatnya. Maka dari itu pula,
keberhasilan proses konseling secara dominan ditentukan oleh usaha konselinya.
Kalau apa kaitannya surah al baqoroh ayat 255 dengan konselor?
BalasHapus