Senin, 23 Desember 2013

Prophetic Breaking State Therapy



Marah Mengakibatkan Mental Block
Kita sering kali mengalami mental block saat sedang marah. Emosi yang menggebu-gebu membuat diri kita tidak terkendali dalam berperilaku dan berpikir. Sehingga, sering kali kita lepas kendali dan melakukan tindakan yang tdak semestinya. Padahal, jika kita kembali pada hadits Nabi Muhammad saw, kita akan mendapatkan tips atau trik dalam mengendalikan kondisi seperti ini. Berikut haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Dzar al Ghiffari ra., Rasulullah saw bersabda:
إذا غضب أحدكم و هو قائم فليجلس فإن ذهب عنه الغضب و إلا فليضطجع
“Jika salah seorang di antara kalian marah dan ia dalam posisi berdiri maka hendaknya ia segera duduk, maka kemarahannya akan hilang. Namun,

Minggu, 22 Desember 2013

7 Kebiasaan Efektif Menurut Stephen R. Covey

          Stephen  R  Covey  adalah  penulis  buku  Seven Habits  of  Highly  Effective  People”.  Ia  lahir  24  Oktober 1923 di Salt Lake City, Utah, AS. Setelah terbit buku suksesnya, kemudian mendirikan Covey Leadership Center di tempat kelahirannya. Ia adalah guru manajemen  pribadi  yang  paling  berpengaruh  abad Millenium  ini.  Buku  ini  mampu  menjadi  cetak  biru bagi siapapun yang berminat untuk mengembangkan dirinya. Tujuh kebiasaan  efektif  kelihatan  mudah  dimengerti,  tetapi  tidak  mudah  dilak-sanakan, namun inspirasi dan aspirasi dalam bukunya mampu menuntun orang dalam mencari kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat.

Sabtu, 21 Desember 2013

Teknik Konseling Dengan Eksistensial Humanistik

Hakikat Konseling dengan Teori Eksistensial Humanistik
Untuk melakukan konseling dengan teknik pendekatan eksistensial humanistik maka sangat perlu untuk mengetahui hakikat konseling yang dimaksudkan dalam teori ini. Yakni dalam proses konseling, konselor membantu menimbulkan pemahaman dalam individu konseli untuk menjadi pribadi yang utuh dan menempati taraf tertinggi. Dalam teori ini hal tersebut banyak disebut dengan istilah being. Keadaan itu bisa diindikasikan dengan hal-hal berikut:

Surat Ash Shaffat Ayat 99-111 Dan Pendekatan Konseling Eklektik

Surat Ash Shaffat Ayat 99-111
Dan Ibrahim berkata:"Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang Termasuk orang-orang yang saleh. Maka Kami beri Dia khabar gembira dengan seorang anak yang Amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar". Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang Kemudian, (yaitu)"Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim". Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia Termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

Surat Al Baqarah Ayat 255-257 dan Pendekatan Konseling Non Direktif

Surat Al Baqarah Ayat 255-257

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar. Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Kursi dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah dan ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya. Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t.


Surat Al Kahfi Ayat 66-82 dan Pendekatan Konseling Direktif


Surat Al Kahfi Ayat 66-82
Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?" Dia menjawab: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?" Musa berkata: "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun". Dia berkata: "Jika kamu mengikutiku, Maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu". Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya menaiki perahu lalu Khidhr melobanginya.

Khuthbah Pertama Khulafa’ Rasyidun Setelah Dibaiat Menjadi Khalifah


خطبة الخليفة الأولى سيدنا أبو بكر الصديق رضي الله عنه عند توليه الخلافة

لما بويع أبو بكر بالخلافة بعد بيعة السقيفة تكلم أبو بكر، فحمد الله وأثنى عليه ثم قال:

"أما بعد أيها الناس فإني قد وليت عليكم ولست بخيركم، فإن أحسنت فأعينوني، وإن أسأت فقوموني، الصدق أمانة، والكذب خيانة، والضعيف فيكم قوي عندي حتى أريح عليه حقه إن شاء الله، والقوى فيكم ضعيف حتى آخذ الحق منه إن شاء الله، لا يدع قوم الجهاد في سبيل الله إلا ضربهم الله بالذل، ولا تشيع الفاحشة في قوم قط إلا عمهم الله بالبلاء، أطيعوني ما أطعت الله ورسوله، فإذا عصيت الله ورسوله فلا طاعة لي عليكم".


Problem Disorganisasi Sosial

Pendahuluan
Masalah-masalah sosial pada hakikatnya juga merupakan fungsi-sungsi dari sistem sosial. Yaitu berupa produk atau konsekuensi yang tidak diharapkan dari suatu sistem sosio-kultural. Suatu masyarakat cepat lambat tentu akan mengalami perubahan sosial.[1] Selanjutnya perubahan tersebut berpotensi untuk menjadikan suatu tatanan sosial yang berkembang dengan baik (organisasi sosial) dan memungkinkan juga terjadinya kemunduran atau keterpurukan sistem sosial (disorganisasi sosial), kemudian juga adanya hasrat masyarakat untuk melakukan perbaikan kembali tatanan hidupnya (reorganisasi sosial).

Sukses Berawal Dari Diri Sendiri



The Key of Success
Sukses !!!
Satu kata yang menjadi target hidup semua orang, dan termasuk kita pastinya. Kita memasang berbagai target sebagai misi sukses. Mulai dari hal karir, asmara, keluarga, pendidikan, dan masih banyak lagi bidang yang bisa menjadi segmentasi kesuksesan. Tentunya kita semua memiliki target yang berbeda dan tidak mesti sama. Sehingga, bisa jadi kita mengartikan dan mendeskripsikan sukses dengan cara yang berbeda pula.
Lalu, bagaimana kita memulai untuk meraih kesuksesan?

Hadits Ke-19 Dalam Arbai’in An Nawawi Dan Aplikasinya Dalam Konseling

Matan Hadits
عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً، فَقَالَ : يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اْحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ  يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ
[رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح وفي رواية غير الترمذي: احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ، تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ، وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ، وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً].

Al Hijamah Rekomendasi Terapi Nabawi

Islam sebagai agama yang syumul (mencakup berbagai hal) duniawi dan ukhrowi memberikan pedoman bagi seluruh umat manusia pada umumnya dan khususnya bagi pemeluknya. Islam tidak hanya berbicara di seputar koridor agama saja. Maka tidak heran jika Islam berbicara tentang perihal keduniaan juga, tentunya hal ini bertujuan agar manusia bisa menjalani kehidupan berdasarkan pada bimbingan yang benar.

Bunuh Diri Selalu Jadi Opsi, Tapi . . .


Ilustrasi Aksi Bunuh Diri

Ilustrasi gambar di samping tentu bukan lagi hal yang tabu. Bahkan bisa tergolong hal yang biasa dan masih banyak lagi bentuk lain dari fenomena ini. Ya, dalam artikel ini akan membahas tentang fenomena bunuh diri beserta pemecahan masalahnya.
Kehidupan manusia diawali dengan kelahiran dan diakhiri dengan kematian. Kehidupan dan kematian adalah dua sisi mata uang yang akan selalu berdampingan. Bagi sebagian orang, kehidupan merupakan

Minggu, 08 Desember 2013

Mempermudah Konseling Dengan NLP

Konseling
Terbukti bahwa suatu kekeliruan dalam menerjemahkan suatu pesan yang dikirimkan pemerintah Jepang menjelang akhir perang dunia II boleh jadi telah memicu pengeboman Nagasaki dan Hiroshima. Kata “mokusatsu” yang digunakan Jepang dalam merespon ultiatum AS untuk menyerah diterjemahkan oleh Domei sebagai “mengabaikan”. Suatu versi lain, Jenderal Mac Arthur memerintahkan staffnya untuk mencari makna lain, memberi arti “no comment”, akhirnya Mac Arthur

Muhammad SAW Sang Konselor, Hadits Menjawab Problem Psikis Remaja


Sebagai makhluk hidup manusia tentunya mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Keadaan tersebut diindikasikan dengan berbagai tanda perubahan baik fisik maupun psikis. Para ahli merumuskan periodesasi pertumbuhan dan perkembangan manusia bermacam-macam, salah satu di antaranya adalah yang diuraikan oleh Elisabeth B. Hurlock dalam bukunya Developmental Psychology bahwa manusia tumbuh berkembang melalui tahapan; (1) Pranatal, (2) Masa natal, (3) Masa remaja, (4) Masa dewasa.